APA KABAR UDARA KITA DI TAHUN 2050?

Bayangkan apa yang terjadi pada bumi di tahun 2050. Kita hidup di zaman teknologi berkembang pesat dan kebutuhan semakin meningkat. Apalagi kebutuhan kita terhadap listrik yang juga ikut meningkat. Kita mendapatkan energi listrik dari bahan bakar fosil yang semakin kesini jumlahnya akan habis. So? Apa yang harus kita lakukan? Perubahan? Pasti..

Untuk mendapatkan energi selain dari bahan bakar fosil bisa juga dari renewable energy atau energi terbarukan. Energi terbarukan merupakan suatu alternatif baru untuk mendapatkan energi dengan pengolahan minim emisi. Salah satu energi terbarukan yang dapat kita olah berasal dari angin. Angin yang biasanya memberikan kita kesejukan ternyata berpotensi untuk menghasilkan energi lhoo..

Angin memiliki kekuatan tergantung letak daerahnya. Setiap daerah memiliki kekuatan yang berbeda beda sehingga pembangkit listrik tenaga angin ini tidak dapat di bangun di tempat yang tidak sesuai. Namun kabar baiknya tenaga angin ini dapat dikembangkan di daerah terpencil sehingga daerah tersebut dapat memiliki akses listrik juga.

Energi angin akan memimpin jalan untuk transformasi global sektor kelistrikan. Angin darat dan lepas pantai bersama-sama akan menghasilkan lebih banyak sepertiga (35%) dari total kebutuhan listrik, akan menjadi sumber utama generasi pada tahun 2050.

Di antara semua opsi teknologi rendah karbon, penyebaran dipercepat tenaga angin bila digabungkan dengan elektrifikasi yang dalam akan berkontribusi lebih dari seperempat dari total pengurangan emisi yang dibutuhkan (hampir 6,3 Gt CO₂) pada tahun 2050.

Sehingga energi angin dapat membantu memenuhi kebutuhan kita dan tetap menjaga keasrian lingkungan. Semakin dikembangkan energi ini juga dapat memperbaiki kondisi emisi yang ada di atmosfer bumi. Jadi di 2050 jika energi ini dikembangkan dengan tepat maka itu langkah yang tepat untuk menyelamatkan bumi kita

Penulis: Devina Yasmine

Teknik Lingkungan, UINSA, 2017

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *